*Welcome to my Blog, Selengkapnya...

Friday, January 6, 2017

John Malkovich Banting Setir Jadi Perancang Busana


Jakarta, Dunianews.net - Berpindah profesi jadi hal mustahil bagi beberapa orang, tapi tidak bagi John Malkovich. Aktor pemenang Oscar tersebut memutuskan memulai karir baru di dunia mode dengan menjadi perancang busana.

Di usianya yang ke-63 tahun, Malkovich merilis situs JohnMalkovich.com yang berisi bukti kepiawaiannya merancang. Situs tersebut berisi katalog dan tautan toko online yang menyediakan koleksinya.

Rancangannya sendiri bergaya klasik dan terdiri dari setelan formal, sweater, kaus, serta scarf.

Adapun, ciri khas rancangan Malkovich terletak pada desain motif grafis unik serta potongan yang tidak biasa.

Saat ditanya alasannya banting setir ke dunia mode, Malkovich menjawab singkat. “Fesyen adalah tentang ekspresi diri,” ungkapnya. “Fesyen adalah tentang bagaimana seseorang meramu, menerjemahkan dan mewujudkan diri sendiri dalam wujud busana.”

Satu hal yang dia tekankan, mode tidak seharusnya membuat seseorang dikucilkan.

“Pada intinya, mode adalah tentang mengenakan busana yang Anda sukai tanpa khawatir pendapat atau ekspektasi orang lain,” sebut Malkovich.

Kepada People, Malkovich menyebut bahwa rancang mode bukanlah keinginan mendadak. Sebenarnya, dia sudah tertarik pada dunia desain sejak kecil. Dia bahkan mengikuti studi desain kostum teater semasa kuliah dan kerap berkolaborasi dengan rumah mode.

Beberapa diantaranya adalah menjadi model runway bagi Comme des Gar├žons di tahun 80an, serta berpose untuk kampanye iklan rumah mode Prada, Antonio Miro serta Armani.

Baru-baru ini, Malkovich juga bekerjasama merancang motif cetak bagi Liberty of London dan berkolaborasi dengan Bailey Hats, Pirelli juga brand arloji, Richard Mille.

Bahkan, kecintaan Malkovich pada mode pernah dia tuangkan melalui film pendek berjudul ‘Journey’, yang mengisahkan jalan panjang dan perjuangannya untuk menggapai mimpi menjadi desainer.

Bagi Malkovich, pencapaiannya kini laksana judi. Berkali-kali jatuh dan gagal, namun manis di ujung jalan.

“Ini memang seperti berjudi, tapi hidup memang tentang perjudian,” kata dia.

Saat ini Malkovich memang hanya merancang koleksi busana pria, namun menilai antusiasme pencinta mode akan karyanya, bukan tidak mungkin lahir koleksi womenswear dalam waktu dekat.


Sumber : CNN Indonesia

Thursday, January 5, 2017

4 Kesalahan Terbesar saat Memilih Suami

SAAT menikah, baik wanita atau pria harus memilih pasangan untuk saling melengkapi. Tapi ada saja beberapa pasangan yang malah tidak nyaman menjalani hubungan pernikahannya, sehingga banyak memicu pertengkaran.

Apalagi untuk wanita, dalam memilih suami seharusnya tidak sembarangan. Karenanya, Anda butuh pendamping hidup yang dapat mengajari dalam hal apapun.

Lebih lanjut, dilansir Boldsky, Minggu (25/12/2016), berikut adalah empat kesalahan yang dihadapi wanita saat menikah. Yuk, cari tahu!

Memilih suami tampan 

Wanita pasti ingin mencari suami sempurna, termasuk ketampanan. Padahal ini menjadi satu kesalahan besar yang harus dihindari agar tidak memicu banyak masalah tanpa diduga. Salah satunya, saking ingin menikah dengan lelaki tampan, seorang wanita rela menunda pernikahan hingga usia tua.

Perjodohan 

Masih ada pula sebagian wanita menikah karena adanya perjodohan. Hal ini salah besar karena Anda tidak mengenal karakter suami saat menjalani pernikahan.

Menikah dengan orang kaya 

Permasalahan klasik yang dialami wanita sejak lama. Mereka memilih suami kaya raya dengan segala materi yang dimiliki. Padahal banyak masalah yang dihadapi nantinya selama mengarungi rumah tangga.

Menikah hanya untuk cinta 

Masih ada juga wanita memilih menikah hanya karena cinta. Mereka terburu-buru yang tentu tidak memikirkan hal lain. Ini kesalahan paling besar yang seharusnya Anda hindari ya, Ladies!



Sumber : Okezone.com

Tips Sukses Berhenti Merokok untuk Resolusi Hidup Sehat di 2017

MUNGKIN

para perokok punya resolusi hidup untuk berhenti merokok yang lebih membuat Anda lebih sehat. Banyak cara yang bisa dilakukan, tentunya untuk mengalihkan keinginan untuk menghisap rokok.
Berikut adalah lima tips sederhana yang bisa Anda lakukan ketika ingin benar-benar merokok. Simak penjelasannya, sebagaimana dilansir Theweek, Kamis (5/1/2017).

Makan permen 

Ketika ada keinginan untuk merokok, lebih baik alihkan dengan makan permen. Rekomendasi NHS, selain permen Anda bisa bisa makan permen karet, menghirup inhalators atau bahkan menggunakan semprotan hidung. Studi menunjukkan, cara ini efektif membuat Anda berhenti merokok sekira 50-70 persen. Mau coba?

Membaca buku kisah sukses 

Digadang-gadang jika Anda ingin berhenti merokok dibantu dengan membaca buku kisah sukses orang berhenti merokok. Di luar negeri, sebanyak 30 juta orang berhasil melakukan perubahan serius dalam hidupnya, termasuk Anda yang ingin berhenti merokok. Adapun judul bukunya yaitu Allen Carr's Easy Way to Stop Smoking atau You Can Stop Smoking by Jacquelyn Rogers terbit tahun 1977.

Olahraga di pusat kebugaran 

Pergilah ke pusat kebugaran untuk melatih diri berhenti merokok. Olahraga di tempat tersebut tidak cuma sekedar membakar kalori, tetapi bisa bersosialisasi dengan teman-teman untuk mencari cara lain berhenti merokok.

Mencari kesibukan 

Jika ingin berhenti merokok, coba cari berbagai macam kesibukan. Misalnya alihkan dnegan bermain alat musik, membaca buku, menulis, pergi dengan teman-teman yang tidak merokok, dan aneka kegiatan lainnya. Banyaknya kegiatan dalam sehari bisa mengalihkan keinginan Anda untuk merokok.

Meminta dukungan orang sekitar 

Jika Anda ingin benar-benar berhenti merokok, coba untuk meminta dukungan orang terdekat. Misalnya saat di kantor teman Anda ingin mengajak merokok, tolak pelan-pelan. Begitu juga di rumah, jauhi orang-orang yang memang pada dasarnya perokok agar Anda tidak terpengaruh.



Sumber : Okezone.com

5 Alasan Buku Cetak Tidak Akan Pernah Tergantikan oleh Teknologi

Pada artikel sebelumnya, Jaka pernah membahas bahwa buku mulai tergantikan fungsinya oleh teknologi seperti e-book. Namun, Jaka merasa bahwa buku cetak adalah sesuatu yang tidak akan pernah tergantikan oleh teknologi. Berikut Jaka ungkapkan 5 alasan kenapa buku tidak tergantikan oleh teknologi.


Kamu suka membaca? Bagi yang tidak suka membaca pun buku kadang memiliki kesan tersendiri. Jadi, bagaimana mungkin buku tergantikan teknologi?

5 Alasan Buku Cetak Tidak Tergantikan oleh Teknologi

1. Aroma Yang Khas

Buat kamu yang suka baca, aroma yang khas dari buku cetak sangatlah menyenangkan bukan? Apalagi buku yang baru saja dibuka dari kemasan. Jaka termasuk orang yang suka dengan aroma buku baru. Ayo ngaku, kamu juga kan? Walau kamu gak suka baca, pasti kamu suka aroma buku cetak yang khas.

2. Bisa Disentuh dan Dirasakan

Meski kamu gak suka baca, kamu yang jomblo bisa berpura-pura sibuk membaca buku loh. Jadi kamu gak terlihat memprihatinkan saat jalan sendirian ke mall atau cafe. Itulah gunanya buku cetak, bisa terlihat bahwa kamu sedang membaca buku. Kamu bisa merasakan lembar demi lembar halaman yang kamu baca, kerasakan kasar atau lembutnya permukaan kertas dan menyentuh tebalnya buku. Coba jika di e-book, kamu gak bisa menyentuh dan merasakan ketebalan bukunya kan?

3. Tidak Melukai Mata

Terlalu lama menatap layar smartphone bisa menyebabkan mata kamu rusak loh. Apalagi kalo smartphone kamu tidak dilengkapi teknologi bluelight. Bisa-bisa mata kamu cepat lelah dan rusak. Kebayang kan kalo kamu terus menerus menatap layar smartphone untuk membaca e-book? Selain cepat lelah, juga bisa merusak mata loh. Makanya mending baca buku cetak, asal jangan baca di dalam ruangan yang remang-remang.

4. Bisa Jadi Koleksi dan Hiasan

Salah satu yang menarik dari buku cetak bagi Jaka adalah buku bisa menjadi hiasan di ruang kamar Jaka. Karena Jaka cowok, Jaka gak bisa majang boneka dan pernak-pernik lucu kan? Makanya Jaka lebih suka menuhin lemari dan meja di kamar Jaka dengan buku. Coba e-book, mana bisa jaka pajang di meja?

5. Bisa Dicoret dan Digunting

Saat menemukan tulisan atau gambar menarik, Jaka kadang menggunting bagian tersebut untuk dijadikan kliping yang memudahkan Jaka membacanya lagi di lain waktu. Atau jika memang bukunya bagus, Jaka lebih memilih untuk menandai bagian tersebut dengan dicoret. Di buku cetak juga kita bisa menandatangani bukunya sebagai tanda kepemilikan kita. Ya kan? Coba di e-book, emang bisa ditandai?

Nah, itu tadi beberapa alasan yang membuat buku cetak tidak mudah tergantikan oleh teknologi seperti e-book. Apa kamu juga melakukan hal-hal tersebut? Atau kamu punya alasan lain yang membuat kamu suka memiliki buku cetak?

Meski memang saat ini hal itu masih kuat, namun entah 5 - 10 tahun mendatang, apakah buku cetak masih bisa bertahan?



Sumber : JalanTikus.com

 


 


 


 


 

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Ambar Syahputra | Produced by DNN Network | All Right Reserved
  • Terms/Privacy
  • Advertise
  • Login